Logo AI dan brand kit: semua file yang benar-benar kamu butuhkan

Oleh Lyxvo · Terbit · 3 menit baca

Membuat logo itu bagian yang gampang. Repotnya datang seminggu kemudian: tukang percetakan minta file vektor, Play Store minta ikon 512 px, dan website butuh favicon. Artikel ini merangkum semua file yang dibutuhkan brand kecil dan cara pembuat logo AI menyiapkan semuanya sekaligus.

Kenapa logo saja tidak cukup

Logo dipakai di banyak tempat: papan nama toko, foto profil Instagram dan WhatsApp Business, nota, stiker kemasan, ikon aplikasi, tab browser, spanduk, header website yang gelap. Setiap tempat punya bentuk, ukuran dan latar sendiri. Kalau kamu cuma punya satu file PNG, ujung-ujungnya logo ditarik sampai pecah, terpotong, atau diberi kotak putih di atas latar gelap.

Brand kit menyelesaikan masalah itu: kumpulan file dan aturan supaya siapa pun bisa memakai brand-mu dengan benar.

Checklist file untuk brand kecil

1. Logo format vektor (SVG)

File vektor terdiri dari bentuk, bukan piksel, jadi tetap tajam di ukuran apa pun, dari kartu nama sampai spanduk 3 × 1 meter. Percetakan, tukang sablon dan desainer pasti memintanya. SVG bisa dibuka di Figma, Illustrator, Inkscape dan hampir semua aplikasi desain.

2. Logo PNG dalam beberapa ukuran

PNG untuk pemakaian sehari-hari: dokumen, slide, website, email. Simpan beberapa lebar (misalnya 512, 1024 dan 2048 px) dengan latar transparan, supaya tidak perlu memperbesar file kecil.

3. Versi untuk latar gelap

Logo gelap hilang di atas foto gelap. Kamu butuh versi terang atau putih untuk latar gelap, dalam SVG dan PNG.

4. Ikon (simbol) saja

Banyak tempat berbentuk persegi dan kecil: ikon aplikasi, favicon, foto profil. Tulisan nama brand yang panjang jadi tidak terbaca. Brand-mu butuh simbol saja yang tetap jelas di ukuran 48 px.

5. Ikon aplikasi dan web di semua ukuran

Kalau punya aplikasi atau website, platformnya meminta file tertentu: ikon launcher Android di beberapa kepadatan layar, adaptive icon, ikon Play Store 512 px, set AppIcon iOS dengan ikon App Store 1024 px, favicon, Apple touch icon dan web manifest.

6. Foto profil media sosial

Instagram, TikTok, Facebook, YouTube, X, LinkedIn dan WhatsApp menampilkan foto profil dalam lingkaran. Bagian pentingnya harus berada di lingkaran tengah.

7. Warna dan font (lembar brand)

Catat warna dalam kode hex (misalnya #2F6B3A) dan font untuk judul dan teks. Tanpa ini, setiap pamflet dan postingan baru akan makin jauh dari tampilan aslinya.

Cara mendapatkan semuanya dengan pembuat logo AI

  1. Buka Lyxvo Design dan pilih Logo & brand kit.
  2. Tulis nama brand, bidang usaha dan kesan yang diinginkan: "Toko Hijau, toko sembako ramah lingkungan di Bandung. Bentuk daun, hijau dan krem, ramah dan modern."
  3. Tekan panah. Agen menggambar tiga konsep logo orisinal dalam SVG yang bisa diedit, masing-masing dengan logo horizontal dan ikon persegi, plus lembar brand kecil berisi warna dan font.
  4. Belum pas? Minta di kotak bawah: "simbolnya lebih tebal", "coba tulisan serif", "hijaunya lebih hangat".
  5. Di konsep yang kamu suka, tekan Brand kit .zip atau Paket ikon untuk mengunduh semua file dari logo itu.

Isi zip-nya tersusun per folder:

FolderIsi
logo/logo.svg dan logo-on-dark.svg, PNG lebar 512, 1024 dan 2048 px untuk kedua versi, ikon SVG dan PNG 1024 px
android/ikon launcher mdpi sampai xxxhdpi, ikon bulat, XML adaptive icon, ikon Play Store 512 px
ios/AppIcon.appiconset dengan semua ukuran dari 20 sampai 1024 px plus Contents.json
web/favicon.svg, favicon 16, 32 dan 48 px, apple-touch-icon, ikon 192 dan 512 px, ikon maskable dan site.webmanifest
social/foto profil 1080 × 1080 dengan simbol di lingkaran tengah

README di dalam zip menjelaskan ke mana tiap file harus dipasang. Font tulisan logo disematkan di SVG, jadi bentuknya tetap sama di komputer yang tidak punya font itu.

Apakah pembuat logo AI ini gratis?

Kamu bisa membuat dan memperbaiki konsep logo di paket gratis dengan Lyxvo Lite. Unduhan seperti brand kit .zip mengikuti batas paketmu, lihat halaman harga. Setiap konsep digambar khusus untuk brand-mu, bukan diambil dari koleksi template, dan logonya boleh kamu pakai untuk usaha.

Sebelum mencetak atau mendaftarkan merek, cek dulu nama dan logo yang mirip di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual DJKI. Gambar yang orisinal belum tentu sama dengan merek terdaftar.

Jaga brand tetap konsisten

Setelah logo jadi, simpan sebagai brand-mu: panel Brand → Brand saya. Lyxvo memakai logo, warna dan font itu di desain baru, jadi postingan Instagram, pamflet atau slide berikutnya sudah langsung bergaya brand-mu. Dari proyek yang sama kamu juga bisa membuat kartu nama, kop surat atau halaman panduan brand.

Jawaban cepat

  • File apa untuk percetakan? SVG (atau PDF dari SVG itu). Untuk cek digital cepat, PNG 2048 px.
  • File apa untuk header website? logo.svg, atau logo-on-dark.svg untuk header gelap.
  • File apa untuk WhatsApp Business? Foto profil 1080 × 1080 di folder social/.
  • Apa yang diberikan ke developer aplikasi? Folder android/ dan ios/ apa adanya.

Buat logomu

Mulai dengan tiga konsep dan pilih yang paling terasa seperti usahamu. Coba pembuat logo AI, atau langsung ke studio lewat tombol di bawah. Butuh postingan untuk peluncurannya? Baca ukuran post Instagram.

Coba di Lyxvo AI

Ceritakan dengan bahasamu sendiri dan agen desain langsung mulai di alur yang tepat. Gratis untuk memulai.

Lyxvo Design · Lyxvo Lite gratis

Alat terkait: Pembuat logo AI lengkap dengan brand kit

Panduan lainnya

Semua panduan

Desain ide berikutnya dengan AI

Aplikasi, website, logo, postingan, slide dan pamflet, dari satu perintah.